Mantra Menghilangkan Rasa Ketakutan dalam Public Speaking

Public speaking termasuk salah satu hal penting bagi kita yang ingin meraih kesuksesan. Sebab setiap orang berhak untuk berbicara di depan publik tanpa terkecuali. Apalagi pada era ini, kemampuan berbicara di depan umum dengan baik dan benar sudah menjadi bagian dari gaya hidup seseorang. Sehingga setiap orang yang ingin meningkatkan kualitas hidup, mengejar karir dan meraih sukses yang lebih tinggi, harus terampil berbicara di depan umum.

Namun faktanya, berbicara di hadapan publik bagi sebagian orang bukanlah hal yang mudah dilakukan dan bukan pula hal yang teramat sulit untuk dipelajari. Banyak orang menghindari untuk berbicara di depan umum dengan berbagai alasan, salah satunya yaitu ketakutan untuk menghadapi banyak orang dengan berbagai macam karakter. Hal tersebut terjadi karena timbulnya perasaan gugup, tidak percaya diri, dan merasa dihakimi oleh audience. Selain itu, munculnya anggapan bahwa apa yang akan disampaikan tidak bermanfaat untuk audience membuat seseorang semakin ragu untuk berbicara di depan umum. Persoalan itulah yang menjadikan seseorang terbata-bata saat berbicara, hingga akhirnya kalimat yang diucapkan terdengar samar dan tidak dimengerti oleh audience.

Public speaker yang baik adalah mereka yang tidak berbicara dengan membaca teks, tetapi mereka yang mampu untuk menyiapkan apa yang akan disampaikan kepada audience. Selain itu, public speaker juga harus memiliki kemampuan research mengenai suatu topik yang akan disampaikan. Lalu, bagaimana sih tips agar kita memahami hal-hal yang akan kita sampaikan ketika berbicara di depan umum? This is where research skill is needed. Kamu bisa memulai dengan langkah mengetahui jenis teks apa yang ingin kamu bawa untuk speech-mu, bisa descriptive text maupun narrative.

Dalam dunia public speaking kemampuan lain yang diperlukan adalah fasih dalam berbagai bahasa, sebagai pelajar Indonesia tentunya bahasa Indonesia merupakan salah satu bahasa yang kita kuasai, baik bahasa formal maupun bahasa informal. Hal ini dikarenakan seorang public speaker harus mampu menempatkan bahasa dengan baik. Jangan sampai kamu salah tempat ya… Salah tempat di sini adalah bahasa yang kamu gunakan harus sesuai dengan kondisi dan lingkup acara yang kamu hadiri.

Selain fasih berbahasa Indonesia, salah satu bahasa yang harus dikuasai seorang public speaker yang profesional adalah bahasa Inggris. Fasih berbicara di depan umum menggunakan bahasa Inggris dengan lancar akan membuat kamu mengembangkan personal branding hingga ke kancah internasional. Sebagai contoh jika kamu lancar dalam pidato bahasa Inggris, maka skill tersebut dapat meningkatkan kesempatan kamu untuk mendapatkan pekerjaan. Lalu apabila kamu memiliki keinginan untuk memulainya namun di sisi lain kepercayaan dirimu masih sulit untuk ditumbuhkan sehingga ragu mendalami dunia public speaking dalam bahasa Inggris, maka tipsnya adalah dengan menumbuhkan sikap percaya diri tersebut, yakni “always keep speaking while improving your broken English“. Pasti kalian bertanya-tanya bicara bahasa Indonesia di depan umum saja susah apalagi bahasa Inggris. Yups it’s right! But, jika kamu terpaku pada kesan susah itu, lalu sampai kapan kamu akan menghindar dari tantangan tersebut? Meskipun bahasa Inggris-mu buruk bukan berarti kamu tidak bisa mengucapkan beberapa kata sederhana dalam bahasa inggris kan? So we can say it “Grammar is second, and try to speaking is number one”.

Jadi intinya cobalah bicara terlebih dahulu, seperti seorang bayi yang sedang belajar berbicara, dan jika setelah itu kamu mendapatkan kritikan tentu itu bukan hal yang buruk, justru kritikan itu harus dijadikan appetizer untuk membuat kamu ketagihan belajar public speaking. So Keep Going, And Keep Talking!